Menkeu Purbaya Puji Kejagung Usai Temukan Aset Eddy Tansil yang Hilang Bertahun-Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri penyerahan PNBP di Kejagung. (Foto: detikcom)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri penyerahan PNBP di Kejagung. (Foto: detikcom)

JAKARTA, jentik.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) yang berhasil melacak dan mengamankan aset milik terpidana kasus korupsi Eddy Tansil senilai Rp51,6 miliar.

Purbaya menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri penyerahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di kantor Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan Kejagung menemukan aset dari kasus yang telah berlangsung puluhan tahun merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

“Kasus Eddy Tansil sudah sangat lama. Namun Kejagung tetap mampu menemukan dan mengembalikan aset untuk negara. Ini prestasi yang luar biasa,” kata Purbaya.

Negara Terus Kejar Aset Koruptor

Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan berhenti mengejar pihak yang merugikan negara. Ia menilai pengembalian aset menjadi bagian penting dalam upaya penegakan hukum dan pemulihan kerugian negara.

Baca Juga :  Bupati Kepulauan Sitaro Ditahan Kejati Sulut, Dugaan Korupsi Dana Bencana Rugikan Negara Rp22,7 Miliar

“Siapa pun yang merugikan negara akan terus kami kejar. Waktu boleh berlalu, tetapi hak negara harus tetap kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pemulihan aset menunjukkan komitmen negara dalam menjaga hak masyarakat. Karena itu, pemerintah akan mengelola setiap dana yang kembali ke kas negara secara transparan dan akuntabel.

Kemenkeu Siapkan Dukungan untuk Kejagung

Pada kesempatan yang sama, Purbaya juga merespons permintaan Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait kebutuhan biaya operasional pengelolaan aset sitaan.

Kementerian Keuangan berencana mengalokasikan kembali sebagian dana hasil PNBP kepada Kejagung untuk mendukung pemeliharaan dan pengamanan aset yang berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  Istri Pelangsir BBM Todong Polisi di Bungo, Skandal Rp276 M Terbongkar

“Kami akan mendukung kebutuhan pemeliharaan aset sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Purbaya berharap sinergi antara Kementerian Keuangan dan Kejaksaan Agung terus berjalan guna memperkuat pengelolaan keuangan negara dan mendukung penegakan hukum.

Penyelamatan Uang Negara Tembus Rp1 Triliun

Sebelumnya, Kepala Badan Pemulihan Aset Kejagung, Kuntadi, menyerahkan dana PNBP kepada Menteri Keuangan dengan nilai total mencapai Rp1,029 triliun.

Dari jumlah tersebut, aset hasil penelusuran kasus Eddy Tansil menyumbang Rp51,68 miliar.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa aparat penegak hukum tidak hanya fokus menindak pelaku korupsi, tetapi juga aktif memulihkan kerugian negara melalui penelusuran dan penyelamatan aset. (nr*)

Berita Terkait

Dari Lelang Rampasan hingga Aset Eddy Tansil, Kejaksaan Setor Rp1 Triliun ke Kemenkeu
Ratusan Pendukung Bupati Nonaktif Pati Sudewa Hadiri Sidang Perdana Tipikor di Semarang
Terbongkar! Polda Sumbar Sita Ribuan Liter Biosolar Subsidi dalam Dua Kasus Besar
WALHI Laporkan Gubernur Sumbar hingga Polda Terkait Dugaan Pembiaran PETI
Majelis Hakim Tipikor Jakarta Putusan  Eks Wamenaker dan Delapan Pegawai Kemnaker Penjara.
Pemprov Riau Hentikan Aktivitas Dua Tambang Tanah Urug Tanpa Izin di Kampar
Skandal Motor Listrik BGN Terbongkar, Dugaan Markup Harga dan Ketidaksesuaian Spesifikasi
Penyidik KPK Secara Meraton  Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Edison Dan 12 Tersangka Dalam Pengembangan Kasus OTT
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:25 WIB

Menkeu Purbaya Puji Kejagung Usai Temukan Aset Eddy Tansil yang Hilang Bertahun-Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 16:37 WIB

Dari Lelang Rampasan hingga Aset Eddy Tansil, Kejaksaan Setor Rp1 Triliun ke Kemenkeu

Senin, 15 Juni 2026 - 15:30 WIB

Ratusan Pendukung Bupati Nonaktif Pati Sudewa Hadiri Sidang Perdana Tipikor di Semarang

Senin, 15 Juni 2026 - 07:33 WIB

Terbongkar! Polda Sumbar Sita Ribuan Liter Biosolar Subsidi dalam Dua Kasus Besar

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:05 WIB

WALHI Laporkan Gubernur Sumbar hingga Polda Terkait Dugaan Pembiaran PETI

Berita Terbaru

Massa mahasiswa membubarkan diri usai menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Nasional

Mahasiswa Ultimatum DPR! Tuntutan Harus Dijawab dalam 3×24 Jam

Selasa, 16 Jun 2026 - 10:40 WIB