Bentuk Penghormatan! Sekda Alpian Akan Dianugerahi Gelar Adat pada Kenduri Sko Enam Luhah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kota Sungai Penuh, Alpian, akan menerima gelar adat kehormatan dari Tokoh Adat Enam Luhah pada puncak Kenduri Sko 2026

Sekda Kota Sungai Penuh, Alpian, akan menerima gelar adat kehormatan dari Tokoh Adat Enam Luhah pada puncak Kenduri Sko 2026

SUNGAI PENUH, jentik.id – Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh mengunjungi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., di kediamannya, Rabu (24/6/2026). Mereka bersilaturahmi sekaligus menyampaikan rencana pemberian gelar adat kehormatan menjelang Kenduri Sko.

Dalam pertemuan itu, perwakilan tokoh adat menjelaskan bahwa Ninik Mamak, Anak Jantan, Anak Batino, dan tokoh masyarakat telah menyepakati pemberian gelar tersebut melalui musyawarah.

Mereka menilai Alpian konsisten mendukung pembangunan daerah. Selain itu, Alpian juga aktif menjaga hubungan dengan masyarakat adat dan mendorong pelestarian budaya di Kota Sungai Penuh.

Selanjutnya, Tokoh Adat Enam Luhah akan menyerahkan gelar adat kehormatan pada puncak Kenduri Sko yang berlangsung pada 4 Juli 2026 di Tanah Mendapo, Sungai Penuh.

Baca Juga :  Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho

Sementara itu, Anak Batino Enam Luhah berharap Alpian bersedia menerima gelar tersebut. Menurut mereka, penghargaan itu menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi Alpian dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.

Mereka juga menilai Alpian mampu menjaga kebersamaan dan terus mendukung pelestarian adat. Karena itu, masyarakat adat sepakat memberikan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi.

Menanggapi rencana itu, Alpian mengucapkan terima kasih kepada Tokoh Adat, Ninik Mamak, dan seluruh masyarakat Enam Luhah atas kepercayaan yang diberikan.

“Terima kasih kepada Tokoh Adat, Ninik Mamak, dan seluruh masyarakat Enam Luhah atas penghargaan ini. Saya menerima amanah ini dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab,” ujar Alpian.

Baca Juga :  Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Dicopot Mendadak

Lebih lanjut, Alpian menegaskan bahwa adat dan budaya menjadi fondasi penting dalam menjaga jati diri masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai adat juga mampu memperkuat persatuan di tengah perkembangan zaman.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Ia menilai Kenduri Sko bukan sekadar tradisi tahunan. Namun, kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menjaga identitas budaya masyarakat Sungai Penuh. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru