Polda Jambi Musnahkan Ribuan Pil Ekstasi dan Ratusan Gram Sabu pada Peringatan HANI 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan butir pil ekstasi dan ratusan gram sabu dimusnahkan Polda Jambi dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang digelar di Lapangan Polda Jambi, Jumat (26/6/2026).

Ribuan butir pil ekstasi dan ratusan gram sabu dimusnahkan Polda Jambi dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang digelar di Lapangan Polda Jambi, Jumat (26/6/2026).

JAMBI, jentik.id – Polda Jambi memusnahkan ribuan pil ekstasi dan ratusan gram sabu dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Lapangan Mapolda Jambi, Jumat (26/6).

Barang bukti tersebut berasal dari pengungkapan 13 kasus tindak pidana narkotika dengan total 20 tersangka. Sementara itu, sebanyak 10 tersangka menjalani proses restorative justice (RJ) sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Jambi memusnahkan sabu seberat 147,014 gram, 52.963 butir pil ekstasi dengan berat 23.224,8 gram, serta etomidate sebanyak 2.028,6 mililiter/gram.

Secara rinci, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi menyita sabu seberat 139,075 gram. Sementara itu, Polres jajaran menyita 7,939 gram sabu, 52.963 butir pil ekstasi, serta etomidate sebanyak 2.028,6 mililiter/gram.

Baca Juga :  Aksi Bobol Kabel PLN Berakhir! Dua Pencuri di Jambi Timur Ditangkap Polisi

Selain memusnahkan barang bukti, Polda Jambi juga menghadirkan para tersangka dalam kegiatan tersebut. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi penegakan hukum. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Siregar menegaskan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan dukungan semua pihak. Menurutnya, aparat penegak hukum tidak dapat bekerja sendiri dalam memerangi peredaran narkoba.

Baca Juga :  Marak Curanmor, Warga Kerinci dan Sungai Penuh Desak Patroli Intensif

“Semua pihak harus bersama-sama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Masyarakat dapat memberikan informasi maupun pencerahan agar penyalahgunaan narkoba bisa dicegah sejak dini,” ujar Krisno.

Lebih lanjut, ia mengatakan sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Provinsi Jambi. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus berperan aktif dalam upaya pencegahan maupun pemberantasan narkoba.

Dengan demikian, Polda Jambi berharap kolaborasi tersebut mampu membuat pemberantasan narkotika semakin efektif sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba. (nr*)

Berita Terkait

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan
Polisi Bongkar 3 Kasus Solar Subsidi di Padang, Puluhan Jeriken Jadi Barang Bukti!
Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Tersangka Diamankan dan 3,5 Kilogram Emas Disita
Bangkai Kapal Wisata Kerinci Sakti Senilai Rp1,2 Miliar Kembali Muncul, Baru Sepekan Berlayar Sudah Rusak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:53 WIB

TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan

Berita Terbaru