Banyak Jemaah Tertipu di Jambi, Ini Panduan Pilih Travel Umrah Resmi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI jemaah Jambi umrah di Arab Saudi.

ILUSTRASI jemaah Jambi umrah di Arab Saudi.

JAMBI, jentik.id— Kasus calon jemaah umrah yang gagal berangkat kembali terjadi di Jambi. Dua biro travel dilaporkan masyarakat ke Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi karena tidak menepati jadwal keberangkatan.

Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Jambi, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, menyebut dua travel bermasalah itu adalah Nur Rizqon Hasana dan Babul Umrah.

Ia menjelaskan, sekitar 270 jemaah mendaftar melalui Nur Rizqon Hasana dengan janji berangkat awal Ramadan. Namun, keberangkatan tidak pernah terjadi hingga setelah Idulfitri.

Baca Juga :  KPK Bongkar Potensi Celah Korupsi di Pengadaan Motor Listrik BGN

“Kami sudah memanggil pihak travel, tetapi mereka tidak hadir. Kami menduga mereka tidak memiliki izin resmi,” ujarnya.

Kasus lain terjadi pada Babul Umrah yang melibatkan sekitar 31 calon jemaah. Dana setoran tidak masuk ke rekening perusahaan pusat, melainkan ke agen.

Majdi menegaskan banyak jemaah menjadi korban karena memilih biro yang tidak terdaftar resmi. Ia meminta masyarakat lebih waspada sebelum mendaftar.

Sebagai langkah pencegahan, Kemenhaj Jambi mengimbau calon jemaah untuk mengecek legalitas travel ke kantor Kemenag atau Kemenhaj setempat sebelum membayar biaya perjalanan.

Baca Juga :  Harga Plastik Melonjak Tajam! 7 Bahan Alami Ini Jadi Penggantinya

“Datang dulu untuk cek data. Kami memiliki daftar travel resmi yang aktif,” katanya.

Saat ini, Jambi mencatat sekitar 66 biro travel umrah resmi yang masih beroperasi.

Pihak Kemenhaj juga mengingatkan tiga hal penting sebelum memilih biro umrah: izin resmi, pembayaran langsung ke rekening perusahaan, serta jadwal keberangkatan yang jelas dalam kontrak.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap calon jemaah dapat berangkat umrah dengan aman dan terhindar dari penipuan. (nr*)

Berita Terkait

Efek Domino dari Jambi Bikin Sumatera Gelap, Ini Penyebab PLTU Butuh Waktu Lama Pulih
Komisi XIII Tegaskan Tembak untuk Lumpuhkan Begal Bukan Pelanggaran HAM
Dana Rp10,6 Triliun Siap Digelontorkan, Mendagri Desak Daerah Bergerak Cepat Pascabencana
Relawan GSF Termasuk 9 WNI yang Ditahan Israel Dibebaskan, Kini Jalani Proses Deportasi
PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital
ICP Melonjak ke USD 117 per Barel, Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi Tetap Aman
Prabowo Tinjau Alutsista Baru TNI, Rafale dan A400M Siap Jaga Langit Indonesia
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei, Muhammadiyah Kompak Satu Tanggal
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:39 WIB

Efek Domino dari Jambi Bikin Sumatera Gelap, Ini Penyebab PLTU Butuh Waktu Lama Pulih

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:05 WIB

Banyak Jemaah Tertipu di Jambi, Ini Panduan Pilih Travel Umrah Resmi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:03 WIB

Komisi XIII Tegaskan Tembak untuk Lumpuhkan Begal Bukan Pelanggaran HAM

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:20 WIB

Dana Rp10,6 Triliun Siap Digelontorkan, Mendagri Desak Daerah Bergerak Cepat Pascabencana

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:19 WIB

Relawan GSF Termasuk 9 WNI yang Ditahan Israel Dibebaskan, Kini Jalani Proses Deportasi

Berita Terbaru