BPK Jambi Lakukan Pemeriksaan Interim LKPD 2025 di Pemkot Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Pemerintah Kota Sungai Penuh memulai pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025

Pemerintah Kota Sungai Penuh memulai pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025

SUNGAI PENUH, jentik.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh memulai pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025 bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jambi, Kamis (19/2). Agenda diawali dengan entry meeting yang digelar secara virtual melalui Zoom.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengikuti rapat dari Ruang Pola Kantor Wali Kota. Selain itu, hadir Sekda Alpian, Inspektur, Kepala BKAD, para kepala OPD, serta tim pemeriksa. Kepala BPK RI Jambi, Muhammad Toha Arafat, bergabung secara daring bersama Pengendali Teknis Zulfikri dan Ketua Tim Pemeriksa.

Pertemuan ini menjadi langkah awal sebelum auditor melakukan pemeriksaan rinci terhadap laporan keuangan.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City

Wali Kota Alfin menegaskan dukungan penuh terhadap pemeriksaan interim. Ia menambahkan, tahapan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya menjaga tata kelola keuangan tetap sehat dan akuntabel.

“Kami berkomitmen menyerahkan seluruh dokumen dan informasi lengkap tepat waktu. Audit ini menjadi evaluasi agar pengelolaan keuangan daerah terus membaik,” ujar Alfin.

Lebih lanjut, ia meminta jajaran OPD memanfaatkan pemeriksaan ini untuk memperkuat sistem administrasi dan pelaporan.

Kepala BPK RI Jambi, Muhammad Toha Arafat, menjelaskan bahwa pemeriksaan interim menilai efektivitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan.

“Tahap interim membantu kami memetakan risiko dan memastikan sistem pengendalian berjalan sebelum pemeriksaan rinci LKPD,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekda Alpian Soroti Disiplin ASN dan Kemacetan Saat Apel Gabungan di Sungai Penuh

Selain itu, hasil pemeriksaan akan menjadi dasar rekomendasi penyempurnaan laporan keuangan. Tahap ini memungkinkan auditor mengidentifikasi kelemahan sejak dini, sehingga pemerintah daerah dapat memperbaiki laporan sebelum audit final. Oleh karena itu, respons cepat terhadap temuan awal sering memengaruhi opini akhir BPK.

Dengan demikian, Pemkot Sungai Penuh menekankan pentingnya menjaga kualitas laporan keuangan untuk membangun kepercayaan publik. Tata kelola anggaran yang transparan tidak hanya memengaruhi opini audit, tetapi juga memperkuat legitimasi pemerintah dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat. (rull*)

Berita Terkait

BNN Bongkar Jaringan Ganja Gayo-Medan, Habiburokhman Beri Apresiasi atas Sitaan 93 Kilogram
Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta
TNI Percepat Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung Agustus 2026
Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra
Wako Alfin Perjuangkan Kepastian Batas Kawasan Hutan, Bukit Khayangan Jadi Prioritas
Kesal Hanya Diberi Rp5 Ribu, Karyawan di Jambi Nekat Bawa Kabur Motor Bos
Nagari Ramai-ramai Tolak Tol Sicincin-Bukittinggi
Lansia di Talang Bakung Dibekap dan Dirampok, Polisi Berhasil Ringkus Sejoli Pelaku
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:18 WIB

BNN Bongkar Jaringan Ganja Gayo-Medan, Habiburokhman Beri Apresiasi atas Sitaan 93 Kilogram

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:47 WIB

Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:59 WIB

TNI Percepat Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung Agustus 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29 WIB

Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:02 WIB

Wako Alfin Perjuangkan Kepastian Batas Kawasan Hutan, Bukit Khayangan Jadi Prioritas

Berita Terbaru