Edukasi Kreatif Jadi Senjata Baru Cegah Generasi Muda Terpapar HIV/AIDS

Kesehatan dan Pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, Jentik.id – Upaya mencegah perilaku berisiko yang dapat menjerumuskan generasi muda pada penularan HIV/AIDS kini membutuhkan pendekatan baru.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Barat mendorong penggunaan metode edukasi yang lebih kreatif, partisipatif, dan interaktif agar mampu menjangkau kalangan pelajar hingga mahasiswa, khususnya generasi Z.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Papua Barat, Frans Abidondifu, mengatakan pendekatan konvensional dinilai sudah tidak lagi efektif di tengah perubahan pola komunikasi generasi muda yang tumbuh dalam ekosistem digital.

Baca Juga :  Kebijakan Samsat Tanpa KTP Lama Viral, Akankah Diterapkan di Jambi?

“Edukasi harus dikemas menarik dan relevan dengan dunia generasi Z, sehingga dapat diterima dan mampu mencegah mereka terpapar HIV/AIDS,” ujarnya di

Menurutnya, berbagai momentum di lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, seperti masa pengenalan siswa baru, perayaan ulang tahun sekolah, hingga pembagian rapor.

Kegiatan tersebut dapat dikemas dalam bentuk sosialisasi interaktif, lomba kreatif, hingga pelibatan aktif pelajar dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan. Selain itu, ruang diskusi juga dibuka untuk memperkuat pemahaman siswa melalui materi yang relevan.

“Ada banyak momentum di sekolah yang bisa dimanfaatkan untuk menyosialisasikan pesan-pesan kesehatan bagi generasi muda, baik pelajar maupun mahasiswa,” kata Frans.

Baca Juga :  Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp12.300 per Liter

Ia menambahkan, pendekatan ini tidak hanya fokus pada aspek kesehatan semata, tetapi juga memperkuat literasi digital serta pemahaman kesehatan reproduksi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk membentuk perilaku yang lebih sehat, sekaligus mendorong generasi muda agar lebih bijak dalam menggunakan media digital dan menghindari perilaku berisiko.

“Kita ingin upaya pencegahan ini menyentuh aspek kesehatan sekaligus perilaku sosial generasi muda,” tutupnya.(Red/*).

Berita Terkait

Terhindar dari Penyakit Berbahaya, Kurangi Konsumsi 7 Jenis Makanan Ini
Waspada Campak! Kemenkes Tegaskan Anak Sakit Wajib Istirahat di Rumah
Benarkah Bayi Langsung Terdaftar JKN? Begini Penjelasan BPJS
Terbukti Ilmiah! Tempe Bantu Jaga Fungsi Otak hingga Cegah Alzheimer
Kebijakan Samsat Tanpa KTP Lama Viral, Akankah Diterapkan di Jambi?
Waspada! Arab Saudi Tak Keluarkan Visa Haji Furoda 2026, Banyak Modus Penipuan Mengintai
Prabowo Lantik Nuzran Joher sebagai Anggota Ombudsman RI Periode 2026–2031
Ramai Dibahas! BSU 2026 Sudah Cair atau Belum? Ini Penjelasan Resminya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:52 WIB

Terhindar dari Penyakit Berbahaya, Kurangi Konsumsi 7 Jenis Makanan Ini

Minggu, 12 April 2026 - 21:33 WIB

Edukasi Kreatif Jadi Senjata Baru Cegah Generasi Muda Terpapar HIV/AIDS

Minggu, 12 April 2026 - 10:00 WIB

Waspada Campak! Kemenkes Tegaskan Anak Sakit Wajib Istirahat di Rumah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:00 WIB

Benarkah Bayi Langsung Terdaftar JKN? Begini Penjelasan BPJS

Sabtu, 11 April 2026 - 19:00 WIB

Terbukti Ilmiah! Tempe Bantu Jaga Fungsi Otak hingga Cegah Alzheimer

Berita Terbaru

Daerah

Pasca OTT KPK, Warga Kecewa Tak Bisa Akses ke Pandopo.

Minggu, 12 Apr 2026 - 22:17 WIB