Jambi, jentik.id—Kapolda Jambi Krisno H. Siregar terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama. Langkah ini dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayahnya.
Untuk itu, ia melakukan silaturahmi dengan ulama kharismatik Ahmad Mubarok. Ulama yang juga pimpinan Ma’had Al-Mubarak Al-Islami Litahfizhil Quran Al-Karim tersebut menerima kunjungan di kediamannya di kawasan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan.
Selain itu, pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Bahkan, sejumlah pejabat utama Polda Jambi turut hadir. Di antaranya, mantan Kapolda Jambi Bambang Suparsono serta Kabid Humas Polda Jambi Erlan Munaji.
Dalam kesempatan itu, Kapolda menegaskan bahwa ulama memiliki peran strategis. Menurutnya, tokoh agama mampu menjaga kesejukan, sekaligus memperkuat persatuan dan stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Oleh karena itu, Kapolda berharap dukungan ulama dapat membantu tugas kepolisian. “Tokoh agama memegang peran penting dalam menjaga stabilitas sosial. Kami berharap dukungan dan doa ulama membantu tugas kepolisian berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, KH Ahmad Mubarok menyambut baik kunjungan tersebut. Ia pun menyatakan kesiapan ulama untuk terus bersinergi dengan kepolisian.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen para ulama. “Kami siap mendukung kepolisian. Kami akan terus memberikan doa dan dukungan moral demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan penuh keberkahan di Provinsi Jambi,” katanya.
Di sisi lain, melalui Kabid Humas, Kapolda kembali menegaskan komitmen Polri. Ia menyebut bahwa Polri akan terus membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama.
Dengan demikian, sinergi antara Polri dan ulama diharapkan menjadi kunci utama. Tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mencegah potensi gangguan kamtibmas di tengah kehidupan sosial masyarakat. (asy*)









