Api Mengamuk di Cempaka Putih Jambi, 19 Rumah Terbakar dan 59 Warga Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-Kebakaran melanda 19 rumah di RT 23, Kelurahan Cempaka Putih, Kota Jambi, Sabtu (29/8/2026) siang.Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 60 personel dengan 12 unit armada pemadam.

-Kebakaran melanda 19 rumah di RT 23, Kelurahan Cempaka Putih, Kota Jambi, Sabtu (29/8/2026) siang.Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 60 personel dengan 12 unit armada pemadam.

JAMBI, Jentik.id – Kebakaran melanda permukiman warga di RT 23, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Sabtu (29/8/2026) siang.

Api awalnya muncul dari bagian plafon salah satu rumah. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.51 WIB.

Petugas langsung menuju lokasi dan tiba sekitar 12 menit setelah menerima laporan.

“Api pertama kali terlihat dari plafon rumah,” kata Mustari.

Petugas Hadapi Permukiman Padat

Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api menjalar lebih luas. Namun, kondisi permukiman yang padat membuat petugas menghadapi sejumlah kendala.

Jarak antarrumah yang berdekatan membuat api mudah merambat. Petugas juga kesulitan membawa armada masuk karena akses jalan menuju lokasi cukup sempit.

Baca Juga :  Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Angin kencang turut mempercepat pergerakan api. Selain itu, banyak warga yang mendatangi lokasi untuk menyaksikan kejadian sehingga petugas harus mengatur area sekitar agar proses pemadaman berjalan lebih aman.

Damkartan Kota Jambi mengerahkan 60 personel dan 12 unit armada untuk menangani kebakaran tersebut.

Petugas menghabiskan sekitar 95.000 liter air selama operasi pemadaman.

Pemadaman Berlangsung Lebih dari Tiga Jam

Tim Damkartan membutuhkan waktu sekitar tiga jam 15 menit untuk mengendalikan dan memadamkan api.

Kebakaran tersebut berdampak pada 19 rumah. Sebanyak 20 kepala keluarga atau 59 jiwa ikut terdampak akibat peristiwa tersebut.

Meski api menghanguskan sejumlah rumah, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca Juga :  Jelang Rampung, Wali Kota Alfin Cek Pembangunan Pasar Sungai Penuh yang Ditargetkan Selesai Oktober

Setelah api padam, petugas kembali melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang dapat memicu kebakaran kembali.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.

Petugas Damkartan juga terus memantau lokasi setelah proses pemadaman. Mereka memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat dengan akses jalan yang sempit. Kondisi tersebut dapat memperlambat mobilisasi armada sekaligus meningkatkan risiko api menjalar ke bangunan lain.

Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda api atau asap dari bangunan yang terdampak. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB