Kejari Sungai Penuh Tunggu Hasil Audit BPK Jambi Terkait Dugaan Korupsi Damkar dan Satpol PP

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kejari Sungai Penuh  Robo Harianto, S.H., M.H.dan Kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Ilustrasi Kejari Sungai Penuh Robo Harianto, S.H., M.H.dan Kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Sungai Penuh, jentik.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) audit penghitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi dalam penanganan kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sungai Penuh.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan kegiatan anggaran tahun 2023–2024 tersebut hingga kini terus menjadi perhatian masyarakat.

Sejumlah kalangan mempertanyakan perkembangan penyidikan setelah tim penyidik Kejari Sungai Penuh melakukan penggeledahan di Kantor Damkar Kota Sungai Penuh sekitar bulan Maret 2026 kalu.

Salah seorang warga, Fahmi, mengatakan publik menaruh harapan agar penyidikan kejari Sungai Penuh dapat segera dituntaskan, jangan sampai bias kemana mana.” Kara Fahmi.m

Baca Juga :  Mantan Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622,09 Miliar dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

“Kami mengapresiasi kerja keras penyidik Kejari Sungai Penuh dalam mengungkap dugaan korupsi di lingkungan Damkar. Namun masyarakat juga berharap perkembangan kasus ini segera disampaikan secara terbuka,” ujarnya.

Menurutnya, sejak penggeledahan dilakukan, penyidik telah mengamankan berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Selain itu, sejumlah pihak juga telah dimintai keterangan, termasuk pengelola rumah makan dan pihak bengkel yang diduga memiliki keterkaitan dengan dokumen yang disita penyidik.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, saat dikonfirmasi awak media di sela kegiatan khitanan massal di RSUD Bhakri Sungai Penuh, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, menyampaikan bahwa proses penyidikan masih berjalan.

Baca Juga :  Terdakwa Fahruddin Mohon Dibebaskan, Klaim Jalankan Fungsi Pengawasan sebagai Anggota DPRD

“Saat ini kami masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) audit penghitungan kerugian negara dari BPK Perwakilan Provinsi Jambi. Audit tersebut diperlukan untuk memastikan besaran kerugian keuangan negara,” kata Robi Harianto.

Usai memberikan keterangan singkat, Kajari bersama rombongan melanjutkan agenda menghadiri kegiatan khitanan massal.

“Namun Kejari Sungai Penuh memastikan akan menggelar perkara setelah hasil audit diterima. Gelar perkara tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan pihak-pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban hukum serta penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut.(asy*).

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker
Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi
Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.
Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker

Rabu, 9 September 2026 - 11:47 WIB

Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi

Minggu, 6 September 2026 - 16:43 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB