Keluarga Dokter Icha Tantang Tiga Anggota DPRD TTU Jalani Sumpah Adat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kesehatan menyampaikan duka cita atas wafatnya dr. Icha yang bertugas di RS Leona Kefamenanu, NTT. Foto: Instagram/ @kemenkes_ri

Kementerian Kesehatan menyampaikan duka cita atas wafatnya dr. Icha yang bertugas di RS Leona Kefamenanu, NTT. Foto: Instagram/ @kemenkes_ri

TTU, jentik.id – Keluarga almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha menantang tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menjalani sumpah adat terkait dugaan intimidasi.

Keluarga melaporkan empat orang ke kepolisian, yakni Therensius Lazakar, Norbertus Tubani, Veronika Lake, serta dokter hewan Dinas Peternakan TTU, Maria Mathildis Sau.

Paman almarhumah, Fabianus Banase, mengatakan keluarga tetap menghormati proses hukum. Meski demikian, mereka meminta para terlapor menjalani sumpah adat sebagai bentuk tanggung jawab moral.

“Para anggota DPRD itu pernah keluar masuk rumah adat saat menjadi calon legislatif. Karena itu kami menantang mereka menjalani sumpah adat,” kata Fabianus, Selasa (7/7).

Baca Juga :  Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tersangka KPK, Diduga Peras ASN Lewat Pemotongan Insentif

Fabianus menegaskan keluarganya tidak mengganggu proses hukum. Mereka memilih menunggu penyelidikan kepolisian, sidang etik Badan Kehormatan (BK) DPRD TTU, serta hasil pemeriksaan dari sejumlah lembaga.

Keluarga juga sudah menerima hasil investigasi Kementerian Kesehatan. Saat ini mereka masih menunggu hasil pendalaman Kementerian Dalam Negeri, Komnas HAM, dan lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Kami menghormati seluruh proses yang berjalan. Kami menunggu hasil dari kepolisian, BK DPRD, Kemendagri, Komnas HAM, dan PPA,” ujarnya.

Fabianus menyayangkan munculnya isu yang mengaitkan meninggalnya Dokter Icha dengan hubungan asmara. Menurutnya, isu tersebut mengalihkan perhatian publik dari dugaan intimidasi yang menjadi pokok laporan keluarga.

Baca Juga :  Terkuak di Sidang Tipikor, Rp1 Miliar Disebut Mengalir ke Varial Adhi Putra

Ia menilai pihak tertentu sengaja membangun opini baru dengan memunculkan dugaan persoalan pribadi almarhumah.

“Mereka membuat alibi baru dengan menyebut ada persoalan asmara. Padahal selama ini mereka membantah dugaan intimidasi yang kami laporkan,” katanya.

Fabianus meminta pihak yang menyebarkan isu itu menyebutkan identitas pria yang dimaksud sekaligus menunjukkan bukti yang jelas.

“Kalau memang benar, sebutkan identitasnya dan tunjukkan buktinya. Jangan menyebarkan opini tanpa dasar. Kami juga ingin mengetahui siapa pria yang dimaksud dan siap menghadirkannya jika informasi itu benar,” tegasnya. (nr*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker
Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi
Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.
Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:26 WIB

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker

Rabu, 9 September 2026 - 11:47 WIB

Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi

Minggu, 6 September 2026 - 16:43 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB