KPK OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Jadi Operasi Tangkap Tangan Ke-17 Tahun Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dalam sesi wawancara cegat di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/HO-Diskominfotik Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dalam sesi wawancara cegat di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/HO-Diskominfotik Lombok Barat.

Jakarta, jentik.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (20/7/2026).

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut saat memberikan keterangan di Jakarta.

“Benar,” kata Fitroh.

Penangkapan Lalu Ahmad Zaini menambah daftar OTT KPK sepanjang 2026 menjadi 17 kasus. Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menetapkan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

Rangkaian OTT KPK Sepanjang 2026

KPK membuka rangkaian OTT tahun ini pada 9–10 Januari 2026. Saat itu, penyidik menangkap delapan orang dalam kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. Kasus itu berkaitan dengan pemeriksaan pajak periode 2021–2026.

Baca Juga :  Guru dan ASN MTsN 7 Kerinci Teken Fakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Bebas Korupsi

Masih pada Januari, KPK kembali menangkap Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo dalam dua OTT berbeda.

Pada Februari, KPK mengamankan Kepala KPP Madya Banjarmasin. Pada bulan yang sama, KPK juga menangkap Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal. Sebelumnya, Rizal menjabat Direktur Penindakan dan Penyidikan di Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

KPK kemudian menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan dalam operasi yang berbeda.

Banyak Kepala Daerah Terjerat OTT

Selama Maret 2026, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, serta Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam tiga operasi terpisah.

Baca Juga :  Eks Ketua Ombudsman RI Didakwa Terima Suap Uang Dan Rumah Senilai Rp4,8 Miliar

Pada April, KPK kembali menangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Sepanjang Mei 2026, KPK tidak menggelar operasi tangkap tangan.

Memasuki Juni, KPK kembali bergerak. Operasi itu mendorong Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim untuk menyerahkan diri. Setelah itu, KPK menangkap Bupati Muara Enim Edison, seorang ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, serta mendorong Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby untuk menyerahkan diri.

Pada Juli, KPK lebih dulu menangkap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Penangkapan Lalu Ahmad Zaini kini menjadi OTT ke-17 KPK sepanjang 2026. (nr*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker
Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi
Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.
Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:26 WIB

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker

Rabu, 9 September 2026 - 11:47 WIB

Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi

Minggu, 6 September 2026 - 16:43 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB