Pasutri Pemudik Tewas di Drainase Cianjur, Anak Menangis Minta Bantuan KDM

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen usai pasutri pemotor hilang usai terseret luapan air drainase di Jalan Raya Puncak, Cipanas, Cianjur, Minggu (29/3/2026). Foto: Dok. Istimewa

Momen usai pasutri pemotor hilang usai terseret luapan air drainase di Jalan Raya Puncak, Cipanas, Cianjur, Minggu (29/3/2026). Foto: Dok. Istimewa

Jawa Barat, jentik.id-Duka menyelimuti keluarga Tb Suharyana (57) dan Sri Vebrianti (45), pemudik motor yang tewas terseret luapan drainase di Jalan Raya Puncak, Cipanas, Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (29/3).

Peristiwa itu meninggalkan seorang anak tunggal berusia 17 tahun yang kini menjadi yatim piatu. Keponakan korban, Hafizh, menyebut keluarga sangat membutuhkan perhatian pemerintah, terutama untuk menjamin pendidikan anak tersebut.

Baca Juga :  Nggak Perlu ke Kantor! Begini Cara Cek KK Online Langsung dari Rumah

“Sejak kejadian, belum ada pihak pemerintah yang datang atau memberi perhatian. Anak korban kini butuh biaya untuk melanjutkan hidup,” ujarnya, Rabu (1/4).

Keluarga juga mendesak pemerintah segera mengevaluasi dan memperbaiki sistem drainase di jalur tersebut. Mereka menilai insiden ini bisa dicegah jika pihak terkait rutin melakukan pengawasan dan perawatan.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei, Muhammadiyah Kompak Satu Tanggal

Selain itu, keluarga meminta penjelasan terbuka dari pemerintah daerah maupun provinsi terkait penyebab kejadian serta langkah pencegahan ke depan. Mereka juga berencana menemui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menyampaikan langsung aspirasi tersebut.

Saat kejadian, korban tengah melakukan perjalanan arus balik dari wilayah Bogor menuju Sumedang. (nr*)

Berita Terkait

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Pemerintah Hemat Rp50 Triliun
6.089 Pegawai Sungai Penuh Masuk Data Kemendagri, Ada 1.521 PPPK Paruh Waktu
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Kamis, 3 September 2026 - 07:22 WIB

Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf

Rabu, 2 September 2026 - 20:41 WIB

Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat

Berita Terbaru

Ilustrasi – Belasan Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa. (Foto: AI)

Daerah

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:23 WIB