Penumpang Luka dan Barang Rusak, Travel SM Diduga Abaikan Tanggung Jawab

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang Luka dan Barang Rusak Saat Travel SM Kecelakaan di Pesisir Selatan.

Penumpang Luka dan Barang Rusak Saat Travel SM Kecelakaan di Pesisir Selatan.

SUNGAI PENUH, jentik.id– Seorang penumpang travel berinisial F menyampaikan protes kepada Travel SM setelah mobil yang ia tumpangi mengalami kecelakaan di wilayah Pesisir Selatan, Rabu (12/2/2026) dini hari. Ia tercatat berangkat pada 11 Februari 2026 malam.

F membagikan kronologi kejadian melalui video di media sosial. Ia menjelaskan, mobil travel mengalami benturan keras di tengah perjalanan. Insiden itu membuat penumpang panik, merusak sejumlah barang, dan menyebabkan beberapa orang terluka.

Baca Juga :  Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

“Saya mengalami memar di beberapa bagian tubuh, dan barang pribadi saya rusak,” ujar F.

F menilai sopir tidak segera memeriksa kondisi penumpang setelah kecelakaan. Ia menyebut sopir lebih dulu menghubungi pihak tertentu dan mengecek kendaraan.

Beberapa penumpang lain juga mengalami luka. F mengaku kurangnya perhatian setelah insiden membuat trauma semakin berat.

F mendatangi kantor Travel SM yang beroperasi di Sungai Penuh dan Kerinci. Ia meminta klarifikasi serta pertanggungjawaban atas luka dan kerusakan barang.

Baca Juga :  Nahas di Tikungan Telago Kerinci, Pedagang Telur Terjatuh hingga Ratusan Butir Pecah

Namun, ia mengaku belum menerima respons yang memuaskan. Ia berharap pihak travel menunjukkan itikad baik terhadap para korban.

“Saya hanya ingin tanggung jawab dan kepedulian setelah kejadian ini,” katanya.

Video pengakuan tersebut memicu reaksi warganet. Sejumlah netizen menyampaikan simpati dan mendesak Travel SM segera memberi penjelasan resmi.

Kasus ini kembali mengingatkan penyedia jasa transportasi agar mengutamakan keselamatan serta tanggap menangani penumpang saat keadaan darurat. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB