Gempa 7,7 M Guncang NTT, Sempat Picu Peringatan Tsunami dan Telan Korban Jiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

NTT, jentik.id – Gempa kuat mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi. Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo itu berpusat di wilayah Nagekeo.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak setelah gempa terjadi.

Prasetyo menghubungi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Kepala Basarnas, BMKG, BNPB, serta Gubernur NTT.

Koordinasi tersebut bertujuan memastikan pemerintah siap menangani kondisi setelah gempa. Pemerintah juga memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak.

Baca Juga :  Bahlil Pastikan BBM Subsidi & LPG 3 Kg Tak Naik hingga 2026

“Dari tadi pagi saya sudah koordinasi dengan Menko PMK, Kabasarnas, BMKG, BNPB, dan Gubernur NTT,” kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta.

Ia menyebut koordinasi itu untuk memastikan seluruh unsur pemerintah tetap siaga pada masa awal penanganan gempa.

Prasetyo juga mengajak masyarakat mendoakan warga yang terdampak bencana.

“Mari kita kirimkan doa untuk saudara-saudara kita di NTT yang tadi pagi mengalami gempa sangat kuat,” ujarnya.

Baca Juga :  Delapan Wilayah di Sulawesi Utara Berstatus Siaga Tsunami, Warga Diminta Jauhi Bibir Pantai

Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami. Namun, BMKG kemudian mencabut peringatan itu sekitar pukul 07.30 WIB.

Sementara itu, laporan awal menyebut dua warga di Maumere, Kabupaten Sikka, meninggal dunia. Lima warga lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka.

Petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah wilayah yang merasakan dampak gempa. (nr*)

Berita Terkait

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA
Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla
Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru
Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?
Diiming-imingi Kerja di Luar Negeri, WNI Terancam Jadi Tentara Bayaran, Imigrasi Bertindak
Survei CELIOS Tempatkan Bahlil di Posisi Bawah, Golkar Buka Data Kinerja ESDM
Program MBG Mulai Sasar Pesantren di Pulau Jawa pada Akhir Oktober 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?

Berita Terbaru