Polisi Ungkap Modus BBM Subsidi Ilegal di Kerinci, Dua Pelaku Tak Berkutik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penangkapan pelaku BBM subsidi ilegal oleh Polres Kerinci

Proses penangkapan pelaku BBM subsidi ilegal oleh Polres Kerinci

Sungai Penuh, jentik.id – Polres Kerinci melalui Satreskrim mengungkap penyalahgunaan BBM subsidi di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Kasus ini terungkap pada Kamis, 9 April 2026, setelah adanya laporan warga.

Warga mencurigai pengangkutan BBM dalam jumlah tidak wajar di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak. Polisi langsung turun dan melakukan penyelidikan.

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, menegaskan laporan warga sangat membantu pengungkapan kasus.

“Kami menerima laporan dan langsung melakukan penyelidikan hingga kasus ini terungkap,” ujarnya.

Polisi mengamankan RP (34) sekitar pukul 12.30 WIB saat mengangkut lima jerigen solar menggunakan truk Mitsubishi Colt Diesel Canter.

Baca Juga :  Terbongkar! Polda Sumsel Sita 10 Ton Pupuk Subsidi, Tiga Pelaku Langsung Ditangkap

Pengembangan kasus membawa polisi ke kios milik S (53) di Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan:

  • 14 jerigen solar
  • 4 jerigen pertalite
  • Puluhan jerigen kosong

Barang tersebut diduga digunakan untuk aktivitas ilegal.

Pelaku membeli BBM subsidi berulang menggunakan sepeda motor untuk pertalite dan memanfaatkan barcode UMKM untuk solar. Selanjutnya, mereka memindahkan BBM ke jerigen dan menjualnya kembali secara ilegal.

Polisi menahan kedua pelaku di Mapolres Kerinci bersama barang bukti ratusan liter BBM. Penyidik menjerat keduanya dengan Pasal 40 angka 9 UU Nomor 6 Tahun 2023.

Baca Juga :  Wako Alfin Akui Belum Semua Pandangan Fraksi DPRD Dapat Dijawab

Polisi juga terus mengembangkan kasus dengan memeriksa SPBU, menganalisis CCTV, dan berkoordinasi dengan BPH Migas.

“Kami akan menindak tegas penyalahgunaan BBM subsidi agar tepat sasaran,” tegas Kapolres.

Kasus ini menunjukkan masih adanya celah distribusi BBM subsidi. Oknum memanfaatkan sistem pembelian berulang untuk keuntungan pribadi.

Karena itu, diperlukan pengawasan ketat serta kerja sama antara aparat, pemerintah, dan masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan
Polisi Bongkar 3 Kasus Solar Subsidi di Padang, Puluhan Jeriken Jadi Barang Bukti!
Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Tersangka Diamankan dan 3,5 Kilogram Emas Disita
Bangkai Kapal Wisata Kerinci Sakti Senilai Rp1,2 Miliar Kembali Muncul, Baru Sepekan Berlayar Sudah Rusak
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:53 WIB

TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan

Berita Terbaru