Komisi I DPR RI Ingatkan Penguatan Kedaulatan di Tengah Geopolitik Global Memanas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, jentik.id–Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengingatkan pentingnya penguatan kedaulatan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin memanas.

Ia menyampaikan hal itu dalam diskusi “Dialektika Demokrasi” di Kompleks Parlemen, Jakarta. Ia menegaskan, Indonesia harus tetap konsisten menjalankan politik luar negeri sebagai negara bebas aktif di tengah tekanan dan tarik-menarik kepentingan global.

Pentingnya Kedaulatan Nasional di Tengah Geopolitik

Menurut Dave, konflik global yang berkepanjangan menuntut Indonesia bersikap adaptif tanpa kehilangan prinsip dalam menjaga kepentingan nasional.

“Indonesia tidak boleh terseret ke dalam blok kekuatan mana pun,” ujarnya.

Konflik Rusia–Ukraina dan Keterlibatan Global

Ia menyoroti konflik Perang Rusia–Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Menurutnya, konflik itu menunjukkan keterlibatan berbagai aktor global di luar kedua negara tersebut.

“Jika hanya Rusia dan Ukraina, konflik ini seharusnya sudah selesai sejak lama. Namun faktanya, banyak negara menyuplai persenjataan, teknologi, bahkan mengirim personel,” jelasnya.

Baca Juga :  Cek Bansos Kemensos Mei 2026, Ini Nominal PKH dan BPNT Tahap 2

Risiko WNI Menjadi Tentara Bayaran

Dave juga mengingatkan risiko keterlibatan warga negara asing, termasuk dari Indonesia, dalam konflik bersenjata sebagai tentara bayaran. Ia menilai sebagian orang tergiur imbalan finansial meskipun risikonya sangat tinggi.

Ketegangan Timur Tengah dan Stabilitas Iran

Ia juga menyoroti eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Meski demikian, Iran tetap menjaga stabilitas internalnya.

“Meski terjadi pergantian kepemimpinan secara cepat, Iran tetap mengedepankan ideologi dan tidak mengkultuskan individu,” katanya.

Dampak Geopolitik terhadap Ekonomi dan Energi

Lebih lanjut, Dave menilai dinamika geopolitik turut memengaruhi ekonomi global, terutama fluktuasi harga energi. Namun, ia mengapresiasi langkah pemerintah dalam meredam dampak tersebut.

“Pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto, berhasil menahan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi melalui pengelolaan APBN yang baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Bahlil Pastikan BBM Subsidi & LPG 3 Kg Tak Naik hingga 2026

Ancaman Hibrida dan Laut China Selatan

Ia juga mengingatkan potensi ancaman hibrida yang harus diantisipasi, termasuk dampak konflik di kawasan Laut China Selatan serta ketegangan antara China dan Taiwan.

Menjaga Keseimbangan Hubungan Global

Dalam konteks itu, Dave menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan internasional, mengingat posisi strategis Indonesia di tengah persaingan global.

“China menjadi mitra dagang utama Indonesia. Namun, kita juga membutuhkan dukungan teknologi dan kerja sama dari Amerika Serikat serta Eropa. Karena itu, Indonesia harus menjaga keseimbangan hubungan,” tegasnya.

Peran Indonesia dalam Mendorong Perdamaian Dunia

Ia menambahkan, Indonesia perlu terus memperkuat peran di forum internasional untuk mendorong solusi damai yang konkret dan berkelanjutan.

“Sebagai negara dengan politik bebas aktif, Indonesia harus terus mendorong solusi permanen bagi konflik global. Kita tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus menghasilkan perdamaian nyata,” tutupnya. (Red/*)

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB