UIN Walisongo Keluarkan Mahasiswa Tersangka Penggelapan 40 Motor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibra Maulana Ibrohim (23), mahasiswa kampus negeri di Semarang tersangka penggelapan puluhan sepeda motor. Foto: Dok. Istimewa

Ibra Maulana Ibrohim (23), mahasiswa kampus negeri di Semarang tersangka penggelapan puluhan sepeda motor. Foto: Dok. Istimewa

SEMARANG, jentik.id – UIN Walisongo Semarang menjatuhkan sanksi drop out (DO) kepada Ibra Maulana Ibrohim (23). Mahasiswa tersebut menjadi tersangka kasus penggelapan puluhan sepeda motor.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Walisongo, Umul Baroroh, mengatakan kampus menjatuhkan sanksi karena Ibra melakukan pelanggaran etika berat.

Kampus mengacu pada Keputusan Rektor Nomor 648 Tahun 2024 tentang Tata Tertib Mahasiswa saat mengambil keputusan tersebut.

Selain menghadapi proses hukum, Ibra juga menunggak Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama dua semester berturut-turut. Ia juga tidak mengikuti perkuliahan selama empat semester.

Baca Juga :  15 Paket Sabu dan Dua Tersangka Ditangkap Satresnarkoba Polres Padang Panjang

Baroroh menjelaskan kasus ini terungkap setelah korban melapor ke kepolisian. Setelah menerima informasi tersebut, pihak kampus langsung membentuk tim khusus.

Tim kemudian menelusuri kasus yang menyeret nama mahasiswa tersebut.

UIN Walisongo mengingatkan mahasiswa agar menjaga integritas dan menjauhi gaya hidup konsumtif. Kampus menilai gaya hidup berlebihan dapat mendorong seseorang melakukan pelanggaran hukum.

Baca Juga :  Kasus Air Keras Andrie Yunus Terbongkar, 4 Anggota BAIS TNI Jadi Terdakwa

Karena itu, kampus akan meningkatkan sosialisasi dan pembinaan kepada mahasiswa. Langkah tersebut bertujuan memperkuat kesadaran etika dan tanggung jawab mahasiswa.

UIN Walisongo juga menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian. Kampus mendukung penegakan hukum serta perlindungan terhadap para korban.

Selain itu, pihak universitas mengajak seluruh civitas akademika untuk aktif melapor. Mereka meminta warga kampus segera menyampaikan informasi jika menemukan dugaan pelanggaran hukum. Dengan cara itu, kampus berharap dapat mencegah munculnya korban baru. (nr*)

Berita Terkait

Brigjen Pol Asep Bongkar Peta Peredaran Narkoba di Jambi, Golden Triangle hingga Pelabuhan Tikus Jadi Sorotan
Polisi Ungkap Kericuhan Menteng, 7 Tersangka Diamankan usai Satu Korban Tewas
Bentrokan Maut di Menteng Diduga Dipicu Cekcok Soal Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
Berawal dari TikTok, Pria Asal Palembang Ditangkap usai Gasak Motor Perempuan di Jambi
Ditreskrimsus Polda Jambi Bongkar Jaringan Pembobol Bank Jambi, Otaknya Diduga WNA Asal Bulgaria
Kabur Usai Koper Berisi 2 Kg Sabu Terdeteksi X-Ray, Kurir Narkoba Akhirnya Dibekuk BNN
Polisi Buru Dua WN Bulgaria, Diduga Otak Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar
Bentrok Geng Motor di Jambi Makan Korban Jiwa, Polisi Kejar Para Pelaku
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:44 WIB

Brigjen Pol Asep Bongkar Peta Peredaran Narkoba di Jambi, Golden Triangle hingga Pelabuhan Tikus Jadi Sorotan

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:48 WIB

Polisi Ungkap Kericuhan Menteng, 7 Tersangka Diamankan usai Satu Korban Tewas

Senin, 27 Juli 2026 - 13:33 WIB

Bentrokan Maut di Menteng Diduga Dipicu Cekcok Soal Nasi Uduk, Satu Orang Tewas

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:21 WIB

Berawal dari TikTok, Pria Asal Palembang Ditangkap usai Gasak Motor Perempuan di Jambi

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:15 WIB

Ditreskrimsus Polda Jambi Bongkar Jaringan Pembobol Bank Jambi, Otaknya Diduga WNA Asal Bulgaria

Berita Terbaru