JAKARTA, jentik.id– Harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami pergerakan di pasar eceran nasional. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp64.100 per kilogram, sedangkan telur ayam ras berada di level Rp28.800 per kilogram.
Data yang dikelola Bank Indonesia tersebut tercatat pada Rabu (26/8/2026) pukul 08.44 WIB.
Selain dua komoditas tersebut, PIHPS juga mencatat harga sejumlah bahan pangan lainnya. Berikut harga pangan nasional di tingkat pedagang eceran:
Harga Beras
Harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.750 per kg, sedangkan kualitas bawah II mencapai Rp14.600 per kg.
Untuk beras kualitas medium, harga medium I berada di angka Rp16.300 per kg dan medium II sebesar Rp15.900 per kg.
Sementara itu, beras kualitas super I dijual sekitar Rp17.400 per kg. Beras super II tercatat Rp16.850 per kg.
Harga Bawang dan Cabai
PIHPS mencatat harga bawang merah sebesar Rp37.500 per kg. Sementara itu, bawang putih berada di angka Rp39.850 per kg.
Untuk komoditas cabai, harga cabai merah besar mencapai Rp44.150 per kg. Cabai merah keriting berada di level Rp46.150 per kg.
Sementara cabai rawit hijau tercatat Rp50.400 per kg, sedangkan cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan harga cukup tinggi, yakni Rp64.100 per kg.
Harga Daging dan Telur
Harga daging ayam ras segar tercatat Rp45.350 per kg.
Untuk daging sapi, kualitas I mencapai Rp152.650 per kg, sedangkan kualitas II berada di angka Rp145.100 per kg.
Adapun harga telur ayam ras tercatat Rp28.800 per kg.
Harga Gula dan Minyak Goreng
PIHPS juga mencatat harga gula pasir kualitas premium sebesar Rp20.550 per kg. Sementara gula pasir lokal berada di angka Rp15.850 per kg.
Untuk minyak goreng curah, harga tercatat Rp21.500 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp24.350 per liter, sedangkan merek II berada di level Rp23.200 per liter.
Data PIHPS ini menunjukkan harga berbagai kebutuhan pokok di tingkat pedagang eceran secara nasional. Harga di masing-masing daerah dapat berbeda sesuai kondisi pasokan, distribusi, dan permintaan pasar. (nr*)









