Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Anak Krakatau pada 19 Oktober 2007. Foto: Jewel SAMAD / AFP

Gunung Anak Krakatau pada 19 Oktober 2007. Foto: Jewel SAMAD / AFP

Banten, Jentik.id-Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (5/9) malam membuat abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah di sekitar Selat Sunda. Abu vulkanik mencapai DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, serta wilayah sekitarnya.

Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Kondisi tersebut mendorong sejumlah pemerintah daerah mengalihkan kegiatan belajar tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk menjaga kesehatan dan keselamatan siswa.

Berikut daerah yang menerapkan PJJ mulai Senin (7/9).

DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mewajibkan satuan pendidikan yang tercantum dalam surat edaran untuk menerapkan PJJ mulai 7 September hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo menegaskan PJJ bukan sekadar imbauan. Kebijakan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik.

Baca Juga :  8 OPD Sungai Penuh Dipimpin Plt, Ternyata Wewenangnya Tak Sebebas Kepala Dinas

PJJ berlaku bagi sekolah negeri dan swasta. Sekolah tetap menjalankan proses belajar dari rumah, sedangkan madrasah mengikuti kebijakan Kanwil Kementerian Agama.

Banten

Pemprov Banten mengalihkan pembelajaran SMA, SMK, dan SKh menjadi PJJ selama tiga hari, yaitu 7-9 September 2026.

Kepala Dindikbud Banten Jamaluddin mengatakan pemerintah mengambil langkah tersebut untuk mengantisipasi dampak erupsi dan paparan abu vulkanik. Pemerintah juga memantau kualitas udara bersama Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD.

Lampung

Pemprov Lampung menerapkan PJJ untuk seluruh jenjang pendidikan pada 7-8 September 2026. Kebijakan mencakup PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB.

Pemprov Lampung meminta siswa dan guru mengurangi aktivitas di luar rumah. Warga yang harus keluar rumah perlu menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan dan iritasi akibat abu vulkanik.

Baca Juga :  Monyet Liar Mengamuk di Tembilahan, 16 Warga Terluka Akibat Gigitan dan Cakaran

Pandeglang dan Kota Serang

Pemkab Pandeglang menerapkan PJJ bagi PAUD, SD, dan SMP pada 7-9 September 2026. Sekolah harus memantau pembelajaran dan menyiapkan alternatif jika siswa mengalami kendala.

Sementara itu, Kota Serang menerapkan PJJ untuk PAUD/TK, SD, dan SMP selama satu hari pada 7 September.

Jawa Barat

Pemprov Jawa Barat tidak menerapkan PJJ secara serentak. Gubernur Dedi Mulyadi memberikan kewenangan kepada kepala sekolah untuk mengalihkan pembelajaran menjadi daring jika sebaran abu vulkanik di wilayahnya tinggi.

Dedi menyebut Bogor dan Sukabumi sebagai wilayah yang perlu mendapat perhatian. Sekolah di daerah lain juga dapat menerapkan PJJ sesuai kondisi lapangan.

Pemerintah daerah masih memantau perkembangan erupsi dan sebaran abu vulkanik. Kebijakan pembelajaran dapat berubah sesuai kondisi masing-masing wilayah. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB