Kajian KPK Temukan Celah Penyuapan Penyelenggara Pemilu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, jentik.id–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi suap  penyelenggara pemilu. Temuan ini menunjukkan potensi manipulasi hasil elektoral.

Direktorat Monitoring KPK menyusun kajian yang mengungkap temuan tersebut. Karena itu, KPK menilai sistem penyelenggaraan pemilu masih memiliki celah dan membutuhkan perbaikan segera.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa celah muncul dalam proses rekrutmen dan seleksi penyelenggara pemilu. Proses ini, baik di tingkat nasional maupun daerah, berisiko melahirkan penyelenggara yang tidak berintegritas.

Baca Juga :  Data Pemilih Sungai Penuh 2026 Bertambah, Ini Jumlahnya!

Selain itu, KPK memulai kajian ini sejak 2025 dan menemukan berbagai potensi korupsi dalam penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu, KPK menyusun langkah perbaikan sebagai tindak lanjut.

Secara rinci, KPK mengusulkan lima langkah utama. Pertama, KPK mendorong penguatan integritas dengan memperbaiki mekanisme seleksi dan meningkatkan transparansi. Kedua, KPK meminta partai politik menata ulang proses kandidasi.

Baca Juga :  Gus Yaqut Kembali Masuk Rutan, KPK Tegaskan Proses Hukum Berlanjut

Selanjutnya, KPK menekankan pentingnya reformasi pembiayaan kampanye. Di sisi lain, KPK mendorong penerapan sistem pemungutan dan rekapitulasi suara elektronik secara bertahap.

Terakhir, KPK menilai aparat perlu memperkuat penegakan hukum pemilu. Melalui langkah tersebut, KPK berharap seluruh proses pemilu berjalan lebih jujur dan adil.

Dengan demikian, KPK menargetkan rekomendasi ini mampu menekan potensi korupsi dalam penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. (Asy*)

Berita Terkait

Fakta Baru Terbongkar! Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan di Jambi Peragakan 41 Adegan
Reskrim Polres Kerinci Amankan 13 Pemuda Diduga Lakukan Tindak Kekerasan
Lapas Jambi Bersih-Bersih, 29 Narapidana High Risk Dikirim ke Nusakambangan
Terbongkar! Polda Sumsel Sita 10 Ton Pupuk Subsidi, Tiga Pelaku Langsung Ditangkap
Ditreskrimsus Polda Jambi Bongkar Sindikat Pelaku Penyalahgunaan Gas Subsidi
Viral Kasus Bayi Meninggal! RSUP M Djamil Langsung Audit dan Evaluasi Layanan
Sidang Tuntutan Kasus Mutilasi 3 Perempuan di Pariaman Digelar Hari Ini
Polda Jambi Siap Limpahkan Berkas 2 Eks Polisi Tersangka Rudapaksa ke Kejaksaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:00 WIB

Fakta Baru Terbongkar! Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan di Jambi Peragakan 41 Adegan

Sabtu, 25 April 2026 - 12:27 WIB

Kajian KPK Temukan Celah Penyuapan Penyelenggara Pemilu

Jumat, 24 April 2026 - 19:26 WIB

Reskrim Polres Kerinci Amankan 13 Pemuda Diduga Lakukan Tindak Kekerasan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WIB

Lapas Jambi Bersih-Bersih, 29 Narapidana High Risk Dikirim ke Nusakambangan

Kamis, 23 April 2026 - 20:00 WIB

Terbongkar! Polda Sumsel Sita 10 Ton Pupuk Subsidi, Tiga Pelaku Langsung Ditangkap

Berita Terbaru

Wako Sungai Penuh Alfin ajak warga jaga lingkungan hadapi musim hujan. (Ft: Dinas Kominfosta)

Sungai Penuh

Wako Sungai Penuh Imbau Warga Jaga Lingkungan Cegah Banjir

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:09 WIB

Pemerintahan

Pemerintah Dukung Ekonomi Kreatif Berbasis Lokal

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:09 WIB

Hukum

Kajian KPK Temukan Celah Penyuapan Penyelenggara Pemilu

Sabtu, 25 Apr 2026 - 12:27 WIB