Macron Angkat Suara: Tanpa Kerja Sama AS–Iran, Selat Hormuz Tak Akan Terbuka

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prancis Emmanuel Macron (dok. AFP/FABRICE COFFRINI)

Presiden Prancis Emmanuel Macron (dok. AFP/FABRICE COFFRINI)

Armenia, jentik.id-Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta Amerika Serikat dan Iran segera berkoordinasi untuk membuka kembali Selat Hormuz. Ia menilai kerja sama langsung menjadi satu-satunya cara menghentikan gangguan di jalur vital energi dunia tersebut.

Macron menyampaikan pernyataan itu dalam pertemuan para pemimpin Eropa di Armenia. Ia menegaskan Prancis tidak akan ikut operasi militer tanpa kerangka yang jelas.

Selat Hormuz mulai terganggu sejak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pecah pada akhir Februari. Korps Garda Revolusi Islam Iran menutup jalur tersebut dan langsung menghambat pelayaran global.

Baca Juga :  Usai Diambil Alih AS, Ekspor Minyak Venezuela Melejit Tembus 1 Juta Barel/Hari

Penutupan itu mengguncang pasar energi karena sekitar seperlima pasokan minyak dunia melintasi Selat Hormuz. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat pun meningkat.

Sebagai respons, Amerika Serikat memberlakukan blokade laut ke pelabuhan Iran untuk menekan Teheran agar membuka kembali jalur tersebut. Presiden Donald Trump menyatakan kesiapan AS membantu kapal-kapal yang terjebak keluar dengan aman.

Baca Juga :  Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Trump menegaskan AS akan mengawal kapal dari berbagai negara agar kembali beroperasi normal, meski ia belum merinci teknis operasinya.

Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat menyiapkan dukungan berupa ribuan personel, ratusan pesawat, kapal perang, dan drone.

Menurut Organisasi Maritim Internasional, ratusan kapal dan puluhan ribu pelaut masih tertahan akibat konflik ini. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap dampak ekonomi global jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali. (nr*)

Berita Terkait

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada
Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi
Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru
Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan

Berita Terbaru

Foto: dok Istimewa

Nasional

21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:12 WIB

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kesehatan

Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:54 WIB

Foto: Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra kedua dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri rapat umum di Teheran, Iran, 31 Mei 2019. (via REUTERS/Hamid Forootan)

Internasional

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:38 WIB