Prabowo Minta Anggaran Seremoni Dialihkan untuk Naikkan Kesejahteraan Guru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah Rakyat. Foto: Kemendikdasmen

Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah Rakyat. Foto: Kemendikdasmen

JAKARTA, jentik.id – Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah menghemat penggunaan anggaran. Ia ingin pemerintah mengurangi belanja seremoni dan mengalihkannya ke program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Prabowo menyampaikan pesan tersebut saat membacakan Pidato Nota Keuangan RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Prabowo, pemerintah harus memastikan setiap rupiah dalam anggaran memberikan manfaat nyata. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah menghindari pemborosan dan belanja yang tidak mendesak.

Ia juga mengajak DPR, DPD, lembaga negara, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, pekerja, petani, nelayan, tenaga kesehatan, guru, serta masyarakat ikut mengawasi penggunaan anggaran.

Prabowo Soroti Belanja untuk Seremoni

Prabowo secara khusus menyoroti anggaran untuk kegiatan seremonial, termasuk perayaan ulang tahun kementerian.

Ia meminta kementerian tidak lagi menggelar perayaan ulang tahun secara besar-besaran. Menurutnya, kementerian cukup menggelar kegiatan sederhana di kantor.

Prabowo juga mendorong pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota melakukan langkah serupa.

Baca Juga :  Ini Jumlah THR Presiden dan Wakil Presiden

Dengan mengurangi belanja seremoni, pemerintah dapat mengarahkan dana tersebut untuk kebutuhan yang lebih penting.

Guru dan Sekolah Jadi Prioritas

Prabowo kemudian mencontohkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai bidang yang membutuhkan perhatian lebih besar.

Ia menilai pemerintah lebih baik memperbaiki sekolah, meningkatkan fasilitas rumah sakit, dan menaikkan kesejahteraan guru daripada menghabiskan anggaran untuk acara seremonial.

“Lebih baik perbaiki sekolah, perbaiki rumah sakit, tingkatkan gaji guru daripada seremoni upacara-upacara,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo tetap meminta pemerintah menggelar upacara kemerdekaan secara terpusat. Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan memiliki arti penting bagi negara.

Prabowo Minta Pemerintah Cegah Pemborosan

Selain memangkas belanja seremoni, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah memperketat pengelolaan anggaran.

Ia mengingatkan para pejabat agar menjauhi korupsi, penipuan, markup, dan penggelembungan belanja.

Prabowo juga ingin pemerintah menjalankan setiap program dengan tujuan yang jelas. Selain itu, setiap kebijakan harus memiliki ukuran keberhasilan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik

Menurutnya, pemerintah harus memprioritaskan perlindungan masyarakat dari kemiskinan, ancaman fisik, pemutusan hubungan kerja, hingga keterbatasan akses layanan kesehatan.

Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097,2 Triliun

Dalam pidatonya, Prabowo turut menyampaikan rancangan postur RAPBN 2027.

Pemerintah menargetkan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun pada 2027. Sementara itu, pemerintah memperkirakan pendapatan negara mencapai Rp3.426 triliun.

Selanjutnya, pemerintah merencanakan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dengan defisit anggaran sebesar 2,40 persen terhadap PDB.

Dengan anggaran sebesar itu, Prabowo meminta pemerintah mengarahkan belanja kepada program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menggelontorkan anggaran besar untuk proyek yang hanya memberikan manfaat kecil.

Karena itu, efisiensi anggaran menjadi salah satu pesan penting Prabowo dalam penyusunan RAPBN 2027, terutama agar belanja negara dapat memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB