Rebutan 35 Ribu Kursi! 639 Ribu Pelamar Banjiri Seleksi Koperasi Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026). Hingga pendaftaran resmi ditutup pada 25 April 2026, tercatat sebanyak 639.732 orang telah mendaftarkan diri. Dari total tersebut, 487.819 pelamar berhasil melengkapi administrasi, dan 483.648 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap berikutnya.

Konferensi Pers Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026). Hingga pendaftaran resmi ditutup pada 25 April 2026, tercatat sebanyak 639.732 orang telah mendaftarkan diri. Dari total tersebut, 487.819 pelamar berhasil melengkapi administrasi, dan 483.648 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap berikutnya.

Jakarta, jentik.id Pemerintah membuka persaingan ketat untuk mengisi 35.476 formasi dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Hingga pendaftaran ditutup pada 25 April 2026, sebanyak 639.732 orang mendaftar.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyebut minat masyarakat melampaui perkiraan pemerintah.

“Pemerintah membuka 35.476 formasi, terdiri dari 30.000 manajer koperasi dan 5.476 pegawai koperasi nelayan. Animo masyarakat sangat tinggi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Dari total pendaftar, 487.819 orang melengkapi administrasi. Sebanyak 483.648 peserta kemudian lolos ke tahap seleksi berikutnya.

Baca Juga :  BTNKS Sinergi Bersama TNI Jaga Kelestarian Ekosistem Dari Kegiatan Ilegal.

Saat ini, peserta mengikuti tes kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang berlangsung pada 3–12 Mei 2026 di 72 lokasi di seluruh Indonesia. Peserta memilih lokasi ujian sesuai domisili masing-masing.

“Tes CAT ini sudah teruji dan kami gunakan di banyak seleksi nasional,” kata Zulkifli.

Setelah tahap ini, peserta akan menjalani tes mental ideologi dan pemeriksaan kesehatan pada 20–31 Mei 2026. Pemerintah menjadwalkan pengumuman hasil akhir pada 7 Juni 2026.

Baca Juga :  Waspada! Arab Saudi Tak Keluarkan Visa Haji Furoda 2026, Banyak Modus Penipuan Mengintai

Menariknya, peserta yang lolos tidak hanya menerima pelatihan manajerial, tetapi juga mengikuti pelatihan dasar militer sebagai Komponen Cadangan (Komcad).

Pemerintah menegaskan Panitia Seleksi Nasional akan mengawasi proses seleksi secara ketat untuk memastikan jalannya rekrutmen berjalan objektif, transparan, dan bebas dari praktik KKN.

Zulkifli juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan.

“Tidak ada biaya apa pun. Kalau ada yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, itu penipuan dan segera laporkan,” tegasnya. (nr*)

Berita Terkait

Nggak Perlu ke Kantor! Begini Cara Cek KK Online Langsung dari Rumah
Bahlil Pastikan BBM Subsidi & LPG 3 Kg Tak Naik hingga 2026
Kemnaker Kunci Outsourcing, Ini 6 Pekerjaan yang Masih Diizinkan
Perkuat Ekosistem Kawasan IKN, Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun
Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi? Ini Rincian Terbarunya Tahun Ini
Mengapa Ki Hajar Dewantara Disebut Bapak Pendidikan Indonesia? Ini Sejarah dan Jasanya
Driver Ojol “Ngos-ngosan” Kejar Rp150 Ribu, Menanti Janji Potongan 8 Persen dari Pemerintah
Reshuffle di Kementerian PU! 7 Pejabat Eselon I Resmi Dilantik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Rebutan 35 Ribu Kursi! 639 Ribu Pelamar Banjiri Seleksi Koperasi Desa

Senin, 4 Mei 2026 - 08:00 WIB

Nggak Perlu ke Kantor! Begini Cara Cek KK Online Langsung dari Rumah

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Bahlil Pastikan BBM Subsidi & LPG 3 Kg Tak Naik hingga 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:00 WIB

Kemnaker Kunci Outsourcing, Ini 6 Pekerjaan yang Masih Diizinkan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:28 WIB

Perkuat Ekosistem Kawasan IKN, Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun

Berita Terbaru