Mengapa Ki Hajar Dewantara Disebut Bapak Pendidikan Indonesia? Ini Sejarah dan Jasanya

Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH. Dewantara Bapak Pendidikan Nasional

KH. Dewantara Bapak Pendidikan Nasional

Jentik.id, Jakarta – Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai Bapak Pendidikan Indonesia karena perannya membuka akses pendidikan bagi rakyat dan merumuskan dasar sistem pendidikan nasional.

Pemerintah menetapkan Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional karena kontribusinya yang besar dalam membangun pendidikan yang merata dan berkeadilan di Indonesia.

Ia tidak hanya memperjuangkan pendidikan, tetapi juga menciptakan konsep belajar yang memerdekakan manusia.

Ki Hajar Dewantara lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Ia dikenal sebagai:

  • Tokoh pergerakan nasional
  • Jurnalis kritis terhadap penjajahan
  • Pelopor pendidikan rakyat

Ia kemudian mengganti namanya agar lebih dekat dengan rakyat.

Baca Juga :  Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia

Tahun 1922: Mendirikan Perguruan Taman Siswa

Tahun 1959: Ditetapkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional

Tanggal 2 Mei: Diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional

Perjuangan pendidikan Ki Hajar Dewantara dimulai di Yogyakarta melalui pendirian Taman Siswa, sebuah lembaga pendidikan yang membuka akses bagi rakyat pribumi yang sebelumnya sulit mendapatkan pendidikan.

Ki Hajar Dewantara mendapat gelar tersebut karena:

1. Membuka Akses Pendidikan untuk Rakyat

Ia melawan sistem kolonial yang diskriminatif dan menghadirkan pendidikan untuk semua kalangan.

2. Mendirikan Taman Siswa

Lembaga ini menjadi tonggak pendidikan nasional berbasis budaya Indonesia.

3. Menciptakan Filosofi Pendidikan

Baca Juga :  Ekspor Pinang Jambi ke Timur Tengah Terhambat, Konflik Iran Jadi Pemicu

Semboyannya terkenal hingga kini:

  1. Ing Ngarso Sung Tulodo
  2. Ing Madya Mangun Karso
  3. Tut Wuri Handayani

4. Merumuskan Pendidikan Berbasis Karakter

Ia menekankan pendidikan yang:

Memerdekakan manusia

Membentuk karakter

Mengembangkan potensi anak

Ki Hajar Dewantara menggunakan berbagai cara untuk memperjuangkan pendidikan:

Menulis kritik terhadap penjajahan

Mendirikan sekolah alternatif

Mengembangkan sistem pendidikan berbasis budaya

Mendorong pendidikan yang inklusif dan merdeka

Pemikirannya menjadi fondasi sistem pendidikan Indonesia hingga saat ini.

Ki Hajar Dewantara tidak sekadar tokoh pendidikan, tetapi arsitek utama sistem pendidikan Indonesia.
Perjuangannya membuat pendidikan menjadi hak seluruh rakyat, bukan hanya kalangan elite.(al)

Berita Terkait

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan
Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur
Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama
Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan
KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:14 WIB

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 07:54 WIB

Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3

Berita Terbaru

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB

Salah satu dapur MBG

Padang Panjang

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:56 WIB