Dirtek Perumda Tirta Mayang Diciduk dalam Kasus Korupsi Rp4,4 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga tersangka, termasuk pejabat Perumda Tirta Mayang, ditahan Kejari Jambi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bahan kimia penjernih air yang merugikan negara Rp4,4 miliar.

Tiga tersangka, termasuk pejabat Perumda Tirta Mayang, ditahan Kejari Jambi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bahan kimia penjernih air yang merugikan negara Rp4,4 miliar.

Jambi, jentik.id – Kejaksaan Negeri Jambi menahan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bahan kimia penjernih air di Perumda Tirta Mayang. Salah satu tersangka adalah MK, Direktur Teknik periode 2021–2026.

Selain MK, penyidik juga menetapkan HT selaku Manajer Pengadaan Perumda Tirta Mayang dan RW, Kepala Cabang PT Definite Hur of Solutions (DHS), sebagai tersangka.

Kasi Intel Kejari Jambi, Afriadi Asmin, menyatakan pihaknya telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti tahap dua dari penyidik Polresta Jambi. Setelah memeriksa para tersangka dan meneliti barang bukti, jaksa langsung menahan ketiganya.

Baca Juga :  Demi Nyabu, Sejoli di Jambi Nekat Curi Motor Usai Kenalan di MiChat

Jaksa menahan para tersangka selama 20 hari, mulai 4 hingga 23 Mei 2026, di Lapas Kelas IIB Jambi.

Kasus ini berawal dari proyek pengadaan bahan kimia jenis sucolite untuk menjernihkan air baku Sungai Batanghari. Perumda Tirta Mayang menganggarkan proyek tersebut dalam RKAP tahun 2021 hingga 2023 dengan total kebutuhan mencapai 5,9 juta kilogram.

Baca Juga :  JPU Naik Bading Putuslan Pengadikan Kasus Pembunuhan Brigadir Esca Faska Rely.

Dalam proses lelang, PT DHS memenangkan proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp19,57 miliar.

Hasil audit BPKP Perwakilan Provinsi Jambi menemukan kerugian negara sebesar Rp4,4 miliar.

Penyidik menjerat para tersangka dengan pasal berlapis terkait tindak pidana korupsi sesuai Undang-Undang Tipikor dan KUHP. (nr*)

Berita Terkait

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan
Polisi Bongkar 3 Kasus Solar Subsidi di Padang, Puluhan Jeriken Jadi Barang Bukti!
Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Tersangka Diamankan dan 3,5 Kilogram Emas Disita
Bangkai Kapal Wisata Kerinci Sakti Senilai Rp1,2 Miliar Kembali Muncul, Baru Sepekan Berlayar Sudah Rusak
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:53 WIB

TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan

Berita Terbaru

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB

Salah satu dapur MBG

Padang Panjang

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:56 WIB