Janji Lolos Jadi Jaksa, Perempuan di Jambi Diduga Tipu Korban hingga Rp400 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Modus Bisa Loloskan Jadi Jaksa, Titin Diduga Tipu Korban 400 Juta --

Modus Bisa Loloskan Jadi Jaksa, Titin Diduga Tipu Korban 400 Juta --

Jambi, jentik.id-Seorang perempuan bernama Titin diduga menipu korban hingga Rp400 juta dengan janji meloloskan anak korban menjadi jaksa. Untuk meyakinkan korban, Titin mengaku dekat dengan Gubernur Jambi, Al Haris.

LBH Makalam Justice Center Kota Jambi mengungkap kasus itu dalam konferensi pers pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Direktur LBH Makalam Justice Center Kota Jambi, Romiyanto, mengatakan Titin mengaku memiliki hubungan keluarga dengan Gubernur Jambi melalui suaminya. Pengakuan itu membuat kliennya percaya lalu menyerahkan uang secara bertahap.

Korban kemudian mentransfer uang sekitar Rp400 juta ke beberapa rekening sesuai arahan Titin.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum Dan Bidhumas TA 2026, Tingkatkan Profesionalisme dan Sinergi Pelayanan Publik

Romiyanto menjelaskan, Titin menjalankan dugaan penipuan tersebut selama kurang lebih dua tahun. Namun hingga sekarang, anak korban belum juga diterima menjadi jaksa seperti janji awal.

Pada Februari 2026, Titin kembali meminta uang sebesar Rp40 juta dengan alasan biaya pengurusan lanjutan. Untuk memperkuat pengakuannya, Titin menunjukkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang ia klaim sebagai komunikasi dengan Gubernur Jambi.

Menurut Romiyanto, isi percakapan itu membahas soal SK dan penempatan kerja. Karena itu, korban kembali percaya lalu menyerahkan uang tambahan.

LBH Makalam kemudian menghubungi Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Kominfo untuk memastikan informasi tersebut. Dari hasil komunikasi itu, Gubernur Jambi membantah pernah meminta uang maupun ikut dalam persoalan tersebut.

Baca Juga :  Aniaya Siswa hingga Tewas, Bripda Masias Victoria Siahaya Resmi Dipecat dari Polri

Menurut penjelasan yang diterima LBH Makalam, Gubernur Jambi memang mengenal suami Titin karena hubungan kekerabatan. Namun, ia menegaskan tidak terlibat dalam dugaan permintaan uang kepada korban.

LBH Makalam meminta Titin segera mengembalikan kerugian korban. Jika tidak ada penyelesaian, pihak LBH akan membawa perkara itu ke jalur hukum.

Selain itu, LBH Makalam juga berencana melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Negara Republik Indonesia serta meminta pemeriksaan forensik terhadap bukti komunikasi milik korban. (nr*)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Kerugian Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Capai Rp1,3 Miliar
Terseret Kasus Suap Importasi, Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Akhirnya Ditahan KPK
4,9 Ton Mineral Diduga Bahan Baku Nuklir Disamarkan sebagai Sisa Konstruksi
Kejari Sungai Penuh Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Damkar
12 Pelaku Karhutla Sumsel Masuk Jerat Hukum, Ancaman 10 Tahun Penjara Menanti
Rp36 Miliar Uang Palsu Disita! Polda Metro Bongkar Pabrik di Tangsel
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi

Selasa, 1 September 2026 - 08:51 WIB

Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:28 WIB

Kerugian Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Capai Rp1,3 Miliar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Terseret Kasus Suap Importasi, Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Akhirnya Ditahan KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:38 WIB

4,9 Ton Mineral Diduga Bahan Baku Nuklir Disamarkan sebagai Sisa Konstruksi

Berita Terbaru

Ilustrasi – Belasan Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa. (Foto: AI)

Daerah

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:23 WIB