TNI AL Gagalkan Penyelundupan Melalui Laut, Selamatkan Kerugian Negara Capai Rp14 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima Komando Armada RI, Denih Hendrata, mengatakan keberhasilan komoditas ilegal yang diamankan meliputi timah, batu bara, bibit lobster, sisik trenggiling, hingga barang ilegal lainnya seperti ballpress dan kosmetik tanpa izin.

Panglima Komando Armada RI, Denih Hendrata, mengatakan keberhasilan komoditas ilegal yang diamankan meliputi timah, batu bara, bibit lobster, sisik trenggiling, hingga barang ilegal lainnya seperti ballpress dan kosmetik tanpa izin.

Jakarta, jentik.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara lebih dari Rp14 triliun melalui serangkaian operasi penggagalan penyelundupan barang ilegal di berbagai wilayah perairan Indonesia sepanjang 2025.

Berbagai komoditas ilegal yang berhasil diamankan meliputi timah, batu bara, bibit lobster, sisik trenggiling, hingga barang ilegal lainnya seperti ballpress dan kosmetik tanpa izin.

Panglima Komando Armada RI, Denih Hendrata, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas lembaga dalam memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di wilayah laut Indonesia.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara TNI Angkatan Laut dengan Bea Cukai, Polri, Bakamla RI, pemerintah daerah, instansi terkait lainnya serta masyarakat,” ujar Denih saat konferensi pers di Markas Koarmada RI, Jakarta.

Baca Juga :  TNI AL Bongkar Modus Pengiriman 4.364 Kartrid Vape Diduga Mengandung Narkotika

Menurutnya, mayoritas aktivitas penyelundupan terdeteksi di jalur strategis seperti Selat Malaka dan Laut China Selatan yang selama ini dikenal sebagai kawasan rawan kejahatan lintas negara.

Meski demikian, TNI AL memastikan pengawasan tetap diperketat di seluruh wilayah perairan nasional.

Denih menegaskan patroli dan operasi pengamanan laut terus ditingkatkan guna mengantisipasi berbagai modus penyelundupan yang merugikan negara serta mengancam stabilitas keamanan maritim.

Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, Koarmada RI juga mencatat keberhasilan menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan dengan nilai penyelamatan kerugian negara mencapai Rp112,9 miliar.

Baca Juga :  Rp36 Miliar Uang Palsu Disita! Polda Metro Bongkar Pabrik di Tangsel

“Secara keseluruhan pada periode Januari sampai dengan Mei 2026, TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada RI telah berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp112,9 miliar,” ungkapnya.

TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan operasi patroli secara berkelanjutan demi mempersempit ruang gerak pelaku penyelundupan ilegal di laut Indonesia.

Selain itu, masyarakat juga diajak berperan aktif dengan memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan indikasi aktivitas penyelundupan di wilayah pesisir maupun jalur pelayaran.

“Mari kita terus perkuat sinergi dan komitmen bersama untuk menjaga keamanan laut, menegakkan hukum, dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Denih.(asy*)

Berita Terkait

Penyadapan: Perang Intelijen Tanpa Pasukan dan Medan Tempur
Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Rp980 Juta, Pelaku Utama Diciduk di Tempat Cukur
Listyo Sigit Prabowo Kini Dibalik Jeruji Besi
Terkait Dugaan Korupsi Honor Rohaniawan Rp4,2 Miliar Polisi Geledah Kantor Bupati Polman
Kasus Pembunuhan Indra Kesuma di Jambi, Dua Terdakwa Dituntut 19 Tahun Penjara
Kejari Sungai Penuh Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Damkar.
Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo
Tan Kian Mengaku Merasa Diperas Ferry Boboho Rp55 Miliar, Terungkap dalam Sidang Kasus TPPU
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:55 WIB

Penyadapan: Perang Intelijen Tanpa Pasukan dan Medan Tempur

Rabu, 4 November 2026 - 14:29 WIB

Listyo Sigit Prabowo Kini Dibalik Jeruji Besi

Rabu, 4 November 2026 - 06:26 WIB

Terkait Dugaan Korupsi Honor Rohaniawan Rp4,2 Miliar Polisi Geledah Kantor Bupati Polman

Selasa, 3 November 2026 - 17:55 WIB

Kasus Pembunuhan Indra Kesuma di Jambi, Dua Terdakwa Dituntut 19 Tahun Penjara

Selasa, 3 November 2026 - 14:17 WIB

Kejari Sungai Penuh Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Damkar.

Berita Terbaru